BASELPOS.CO, Toboali – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Selatan siap perjuangkan aspirasi masyarakat terkait penolakan Hutan Tanam Industri (HTI) PT Hutan Lestari Raya (HLR) hingga ke Pemerintah Pusat.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Bangka Selatan Erwin Asmadi usai mengikuti audiensi dengan warga Kecamatan Pulau Besar dan Payung di Kantor Bupati Bangka Selatan, Rabu (3/9/2023).
Erwin mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Batubetumpang dan Bedengung yang telah menyampaikan aspirasi langsung ke Kantor Bupati terkait penolakan HTI.
“Saya siap memberikan dukungan terkait dengan apa yang telah disampaikan dalam audiensi tadi yang berarti kita akan berjuang bersama-sama hingga menemukan titik temu,” jelas dia.
Ia mengatakan, aspirasi tersebut akan dikawal bersama-sama dengan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Forkopimda serta perwakilan masyarakat sampai ke Kementerian.
“Nanti penyelesaiannya kita menunggu keputusan dari sana seperti apa, yang jelas DPRD Bangka Selatan siap untuk memperjuangkan hal ini,” jelas dia.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang terdampak masalah HTI untuk menjaga kondusifitas dan menahan diri.
“Untuk masyarakat kami yang terdampak HTI, kami berharap untuk menahan diri jangan ada aksi-aksi demo dan apapun bentuknya. Kita berharap permasalahan ini cepat selesai dan kita kawal bersama-sama hingga tuntas,” pungkas dia.
Sementara itu, salah satu warga Desa Batu Betumpang Ali Akbar berterima kepada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan dan DPRD Bangka Selatan yang telah menerima aspirasi dari masyarakat Batubetumpang.
“Alhamdulillah dalam audiensi tadi bupati tidak hanya merekomendasikan saja tetapi juga menginginkan bahwa PT. HLR yang ada di Desa Batu Betumpang dan Bedengung serta sekitarnya untuk sementara aktivitasnya bisa dihentikan dulu,” jelas dia.
Ia juga berharap kepada masyarakat untuk mengawal bersama-sama aksi hari ini dengan elegan karena selagi aspirasi rakyat masih didengar oleh Bupati dan Dewan maka seperti inilah langkah yang tepat untuk dilaksanakan.
“Kami berterima kasih kepada Bupati dan Ketua Dewan atas Dukungan. Untuk aksi demo selanjutnya menurut saya itu tidak perlu lagi dilakukan karena aksi kami hanya penolakan HTI PT. HLR yang ada di Desa kami. Saat ini kami hanya fokus mengawal rekomendasi pencabutan izin HTI PT. HLR sampai ke Pemerintah Pusat,” pungkas dia.









