BASELPOS.CO, Toboali. Akhir-akhir ini, kekhawatiran masyarakat Kabupaten Bangka Selatan meningkat akibat maraknya kasus investasi bodong yang beredar di tengah masyarakat. Beberapa di antaranya menggunakan skema Ponzi yang merugikan masyarakat dan banyak pihak.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid melalui Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Selatan, Yuri Siswanto mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan cermat dalam menerima tawaran investasi.
“Penting bagi kita semua untuk mengenali ciri-ciri investasi bodong agar tidak menjadi korban. Ciri-cirinya antara lain menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, menjamin tanpa risiko, tidak memiliki izin resmi dari OJK, dan memberikan tekanan agar segera menyetorkan dana,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk menghindari jebakan investasi ilegal.
“Selalu pastikan untuk menanyakan izin investasi tersebut. Lakukan pengecekan dan riset terhadap informasi yang diberikan. Jangan mudah tergiur dengan janji keuntungan besar, dan konsultasikan terlebih dahulu kepada instansi resmi yang menangani urusan investasi di daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penipuan investasi. Dengan mengenali ciri-cirinya dan melakukan langkah pencegahan, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari kerugian yang merugikan diri sendiri maupun keluarga.
“Hati-hati, pelajari lebih dulu, dan jangan ragu untuk bertanya kepada ahlinya sebelum berinvestasi,” pungkasnya.









