BASELPOS.CO, Toboali – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan, Wendy mengapresiasi program Ajak Bupati Sambang Kampung (AIK BAKUNG) yang memberikan pelayanan kepada masyarakat di desa secara langsung.

Namun Ia meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk membuat program berkelanjutan, agar masyarakat yang ada di desa tetap bisa memanfaatkan layanan bukan hanya pada saat program AIK BAKUNG saja.

“Melihat respon positif masyarakat terhadap Program AIK BAKUNG, OPD terkait semestinya dapat menindaklanjutinya dengan membuat program secara berkelanjutan, agar setelah kegiatan selesai, masyarakat tetap bisa memanfaatkan layanan seperti pada saat program AIK BAKUNG,” kata Wendy, Rabu (15/3/2023).

Ia mengatakan, OPD yang terkait dengan pelayanan harus segera membentuk program yang turun langsung ke masyarakat khususnya masyarakat pedesaan yang letak geografisnya jauh pusat pemerintahan Kabupaten Bangka Selatan.

“Jangan sampai, OPD ini hanya jadi pengekor. Saat ada Bupati dan Wakil Bupati mereka semangat melakukan program pelayanan jemput bolanya, tetapi saat pimpinannya tidak ada, program layanan jemput bolanya ngilang. Semestinya layanan tersebut tetap bisa ditindaklanjuti secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut anggota DPRD Fraksi Demokrat ini, dengan layanan berkelanjutan yang dilakukan OPD terkait pasca kegiatan Aik Bakung, semangat layanan Aik Bakung tetap dirasakan masyarakat sehingga tidak terkesan seremoni.

“Saya harap pak Bupati segera mengevaluasi dan memberikan solusi kepada masyarakat kita, terutama masyarakat pedesaan yan letak geografisnya jauh dari kota Toboali. Agar kegiatan AIK BAKUNG ini tidak terkesan serimonial,” pungkasnya.