IMG-20260218-WA0010
next arrow
previous arrow
Bangka Selatan

Gabungkan Edukasi Pertanian dan Pariwisata, Desa Rias Jadi Inovasi Baru di Bangka Selatan

48
×

Gabungkan Edukasi Pertanian dan Pariwisata, Desa Rias Jadi Inovasi Baru di Bangka Selatan

Sebarkan artikel ini

BASELPOS.CO, Toboali – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menghadirkan terobosan terbaru dengan mengembangkan desa Rias, Kecamatan Toboali sebagai destinasi wisata berbasis persawahan.

Konsep tempat wisata ini memadukan edukasi pertanian, ketahanan pangan, serta potensi pariwisata lokal, sehingga kawasan yang dikenal sebagai lumbung pangan tersebut kini diproyeksikan menjadi inovasi baru sektor wisata di daerah itu.

Sekda Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai mengembangkan wisata baru di Persawahan dengan menggabungkan sektor pertanian dan pariwisata.

“Ini merupakan kombinasi ketahanan pangan dan pariwisata sekaligus mengangkat kearifan lokal masyarakat Desa Rias,” ujar dia, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, Destinasi wisata sawah ini yang disiapkan tidak hanya menawarkan panorama hamparan padi yang hijau nan asri, tetapi juga dikemas dalam bentuk edukasi kearifan lokal, wisata kuliner, termasuk spot foto dengan background hamparan hijau padi di persawahan.

“Selain itu, para pengunjung baik dari umum maupun para siswa ini akan diberikan ruang rekreasi untuk belajar tentang pertanian, dari proses menanam, merawat, panen dan pengolahan hasil dari padi tersebut, sehingga para wisatawan ini nantinya akan mendapatkan berbagai edukasi di destinasi wisata persawahan Rias,” jelas dia.

Ia menambahkan, ini merupakan strategi pemerintah daerah untuk mengenalkan kalau persawahan Rias merupakan lumbung pangan terbesar di Bangka Belitung. Dengan luas areal persawahan yang dimiliki, potensi desa dinilai sangat besar untuk dikembangkan melalui berbagai inovasi berbasis kearifan lokal.

“Kami berharap destinasi wisata persawahan ini bisa menjadi contoh bagi desa lainnya, dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerah masing masing,” pungkas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *