IMG-20251201-WA0014
next arrow
previous arrow
Bangka Selatan

‎Polres Bangka Selatan Fokus Tertibkan Pelanggaran Lalu Lintas Lewat Operasi Menumbing 2026

2
×

‎Polres Bangka Selatan Fokus Tertibkan Pelanggaran Lalu Lintas Lewat Operasi Menumbing 2026

Sebarkan artikel ini

BASELPOS.CO, Toboali – Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan akan fokus menertibkan pelanggaran lalu lintas melalui Operasi Keselamatan Menumbing 2026 yang akan dimulai dari tanggal 2-15 Februari 2026 atau selama 14 hari.

Hal tersebut sampaikan oleh Wakapolres Bangka Selatan pada saat Apel Pasukan Operasi Keselamatan Menumbing Tahun 2026, di Mapolres Bangka Selatan, Senin (2/2/2026).

Apel ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan personel dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). ‎
‎‎
Wakapolres Bangka Selatan, Kompol Muhammad Riduan, mengatakan bahwa operasi ini mengedepankan upaya tindakan preemitif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara humanis.

“Operasi ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar dia.

Ia mengatakan, operasi ini akan dilakukan secara serentak diseluruh Wilayah hukum Polda Kepulauan Bangka Belitung.

“Kegiatan ini juga sebuah langkah antisipasi menjelang persiapan pengamanan bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, agar situasi lalu lintas aman dan lancar,” ujar dia.

Ia juga menyebutkan, ‎beberapa sasaran prioritas penindakan dalam operasi ini yakni penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, dan pelanggaran knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Bangka Selatan, ketika berkendara lengkapi surat-surat kendaraan dan patuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya,” imbau dia.

‎ia juga menekankan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tesebut agar menjalankan tugas secara profesional dan humanis.

“Utamakan keselamatan dengan mempedomani SOP, hindari punglidan tindakan kontraproduktif, serta laksankan tugas dengan pendekatan yang simpatik dan humanis agar tidak menimbulkan komplain dari masyarakat,” pungkas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *