BASELPOS.CO, Pulau Lepar – Selain fokus pada pembangunan infrastruktur desa, Satgas TMMD ke-127 Reguler Kodim 0432/Bangka Selatan (Basel) juga melaksanakan kegiatan non-fisik dengan menanam jagung hibrida dan kacang tanah bersama masyarakat di Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan penanaman tersebut dilakukan di lahan seluas kurang lebih satu hektare sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memanfaatkan lahan tidur milik warga agar menjadi lebih produktif.
Penanaman dipimpin langsung oleh Pasiter Kodim 0432/Basel, Kapten Inf Aritoanang, bersama anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Dalam kegiatan itu, TNI dan warga bergotong royong mulai dari membersihkan lahan, membuat bedengan hingga menanam bibit jagung unggul dan kacang tanah.
Kapten Inf Aritoanang mengatakan, program TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan.
“Selain membangun infrastruktur desa, kami juga mendukung program Kepala Staf Angkatan Darat terkait ketahanan pangan. Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat meningkatkan hasil pertanian, khususnya jagung dan kacang tanah yang memiliki nilai ekonomi,” ujar dia.
Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat pun mendapat sambutan positif. Warga terlihat antusias mengikuti kegiatan penanaman dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar teknik bercocok tanam yang lebih baik.
Salah satu warga Desa Penutuk, Tono, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada anggota TNI yang telah membantu masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak digunakan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Selain ikut menanam, kami juga diberi arahan tentang cara menanam jagung yang benar agar hasil panennya lebih baik,” kata dia.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat menjadi sumber produksi pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.










